Selamat Datang di Situs Resmi Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin - Kalimantan Selatan | Media Informasi & Transpransi Peradilan Agama Kalimantan Selatan

Statistik

Jumlah Pengunjung :
680866
Pengunjung Hari Ini :
65
User Online :
8
Terakhir Update :
24-11-2014

Pendapat Anda

Sindikasi Berita
badilag.net BANJARMASINPOST.co.id
Administrator Web
Pencarian


  • Web
  • PTA Banjarmasin
  • Pilih Bahasa

    Kalender Hijriah

    Senin
    1
    Safar
    1436 H
    Situs Pilihan

    Aplikasi Online

    hitung waris online

    legislasi.gif

    legislasi.gif

    rkakl-online.png

    rkakl-online.png

    sai-online.png

    sikep.png

    portal perkara

    Interaktif PTA

    ptwp link_mari.gif

    Aplikasi Perpustakaan online

    Sosial Network

     

    Sosialisasi SK KMA 076 MA-RI Penanganan Pengaduan di Banjarmasin

    Dari Kiri KPT Banjarmasin Bpk. Soltoni Mohdaly, SH. MH, BAWAS MA RI Bpk. Setiawan Sartono, KPTA Banjarmasin Bpk. Drs.H.Alimin Patawari, SH, MH

     

    Banjarmasin | PTA-Banjarmasin (02/11)

    Sesuai dengan KMA Nomor : 076/KMA/SK/VI/2009 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di lingkungan lembaga Peradilan, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik lembaga peradilan, Mahkamah Agung Republik Indonesia membuka fungsi layanan pengaduan di setiap pengadilan. Layanan Pengaduan tersebut diharapkan membantu Mahkamah Agung untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanannya.

    Bertempat di Aula PTA. Banjarmasin, Senin (02/11) dilangsungkan Acara Sosialisasi penanganan pengaduan oleh badan pengawasan MA-RI. Bertema “Sosialisasi SK KMA 076 2009 Lingkungan Peradilan Se-Wilayah Hukum Kalimantan Selatan” ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin beserta Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin Wakil Ketua, Hakim Tinggi, dan dari total  30 Peserta yang hadir juga berasal dari Panitera Muda Hukum dan Staf Panitera Muda Hukum Pengadilan Tingkat Banding, Wakil Ketua, dan Panitera Muda Hukum Pengadilan Tingkat Pertama 3 (tiga) lingkungan peradilan di Wilayah Banjarmasin.

    Sosialisasi yang terlaksana berkat kerjasama The Asia Foundation, Lembaga Kajian untuk Advokasi dan Indenpendensi Peradilan (LeIP) dan Pusat Studi Hukum & kebijakan Indonesia (PSHK) bersama Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI ini dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin. Dalam sambutan pembukaan tersebut KPT Banjarmasin mengharapkan agar segenap aparatur pengadilan bisa meluruskan tujuan dan meyamakan persepsi guna meningkatkan kinerja dan kualitas peradilan di Banjarmasin.

     

     

     

    Sebagai Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI yang salah satu fungsinya melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan manajemen peradilan, dalam kegiatan kali ini Bpk. Setiawan Sartono, SH selaku Inspektur Wilayah IV / Hakim Tinggi Pengawas pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI dalam sambutannya menyatakan, SK KMA 076 ini akan efektif 1 tahun setelah disahknnya.  Dengan demikian diperlukan kesiapan segenap aparatur peradilan sejak sekarang baik dari sisi perencanaan SDM, anggaran maupun infrastruktur.

    Sesuai dengan jadwal kegiatan yang ditetapkan, acara ini terdiri dari Presentasi penanganan pengaduan berdasarkan SK KMA No. 76 tentang pedoman penanganan pengaduan di Lingkungan badan peradilan, presentasi penelaahaan pengaduan, presentasi pemeriksaan terhadap pengaduan, presentasi penyusunan laporan hasil pemeriksaan.

    Masih mengenai SK KMA No. 76 di ruangan terpisah juga terdapat simulasi dan praktek instalasi Aplikasi Database Elektronik Penanganan Pengaduan, Simulasi Penggunaan Database Elektronik Penanganan Pengaduan, dan latihan Penggunaan Database Elektronik Penanangann pengaduan.

     

     

    Yang cukup menarik dalam kegiatan ini adalah diberikan sebuah software model aplikasi serta pelatihannya untuk membantu kegiatan Bawas yang nantinya sangat berguna dalam melakukan input pengaduan. Berjalan secara localhost data base yang menggunakan bantuan software XAMMP ini sudah otomatis terinstal aplikasi pengaduan yang merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Kajian untuk Advokasi dan Indenpendensi Peradilan (LeIP) dan Pusat Studi Hukum & kebijakan Indonesia (PSHK) yang didukung oleh United States Agency for International Development & Indonesia Control of Coruption Project. Dengan adanya pelatihan tersebut dalam pelaksanaannya, ke depan diharapkan bisa membantu proses pencatatan, input data, serta pelaporan data online yang nantinya dilaksanakan pertriwulan.

    Acara ini ditutup langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin, beliau sangat berterimakasih kepada para pemateri dan para peserta atas waktu dan tenaga yang telah diberikan serta adanya sosialisasi  ini  yang nantinya bisa lebih memudahkan tugas pengaduan karena sudah ada panduan yang jelas dan tentunya manajemen pengaduan akan lebih baik dari hari sebelumnya. "Prinsip kerja hari ini lebih baik dari hari sebelumnya dan hari esok lebih baik dari hari ini akan bisa kita capai" tutur Beliau. (Ab)

     

    Total akses : 1214
    Komentar terkini (0 komentar)